![]() |
Apabila mengalami hal seperti ini, tindakan pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari daerah yang berair. Jatuh di daerah yang berair tidak akan terasa nyaman dengan kecepatan 125mil/jam. akan tetapi, kamu akan selamat jika air ditempat tersebut cukup dalam, paling tidak 12 kaki (3,6 m) dalam atau lebih. Arahkan jatuhmu ke daerah berair, dan hal itu akan sangan menolongmu, cara ini akan mudah dilakukan jika kamu pernah belajar terjun ke air dari udara sehingga tahu bagaimana cara mengarahkan, serta cara menyelam didalamnya, terjunlah dengan kaki terlebih dahulu.
Apabila tidak ada daerah berair, kamu perlu mencoba cara yang lain. Misalnya, pengalaman seorang prrajurit dalam Perang Dunia II ini kamu jadikan pelajaran. Orang itu selamat ketika terjun dari pesawat tanpa parasut dari ketinggian kira-kira 18.000 kaki. Dia menjatuhkan diri pada cabang-cabang pohon pinus dan mendarat diatas salju tebal. Jadi kamupun boleh mencari pepohonan dan menjadikan tempat untuk mendarat.
Apabila kamu jatuh didaerah perkotaan dan tidak menemukan kolam renang, pilihanmu berikutnya adalah mencari sebuah benda yang besar untuk mendarat dengan harapan benda itu aka menghentikan jatuhmu. Mendarat di atap rumah, rumah mobil (real Van), atau trailer truk bisa menjadi alternatif yng lain. benda-benda itu tidak keras ketika kamu menghantamnya, dan benda-benda ini akan pecah dan menyerap sebagian energi jatuhmu. Apakah langkah tersebut akan menyelamatkanmu atau tidak, akan menjadi suatu pertanyaan yang sulit dijawab. Oleh karena itu, saya tidak menyarankanmu untuk mencoba terjun dari udara tanpa parasut.




0 comments:
Post a Comment